Sabtu, 09 Desember 2017

Contoh Cerpen Singkat Tentang Cinta: Arti Cinta


Hari itu aku duduk termenung di sebuah taman di pusat kota kau menghampiriku seperti biasanya dan bertanya padaku "apakah kau mencintai seorang wanita? Maaf ku bertanya seperti ini karena aku tak pernah melihat mu dengan wanita selain diriku."

Ketika kau bertanya seperti itu membuat hatiku langsung terpukul, ingin rasanya aku mengatakan bahwa aku mencintaimu. Wanita yang ku cintai hanya lah dirimu bukan lainnya. Namun apa daya ku hanya terdiam.

"Mengapa kau hanya terdiam? Apa aku menyakitimu?" Tanya Lila. "Tidak apa apa. Aku terdiam karena aku tak tau harus berkata apa? Mungkin diam ku adalah jawaban terbaik." Jawabku. "Yasudah serah kau saja aku lelah, kita sudah lama bersama namun kita aahhhhh sudah lah aku ingin pulang saja" akhirnya Lila pun meninggalkanku di taman itu sendirian tanpa berkata apapun lagi setelah itu.

Ia wanita yang sangat ku cintai adalah lila. Ingin rasanya ku berkata kepadanya bahwa aku sangat mencintainya. Namun perasaanku yang di tunjukkan padanya sangat berbeda.

Perasaanku padanya bagaikan kereta tanpa roda yang sulit menepi atau menghampirinya, diam bukan berarti aku tak mampu , tetapi aku hanya ingin menujukkan cara mencintaimu dengan cara ku sendiri.

Mungkin cara ku sangat berbeda dari yang lain. Bahkan hingga kamu tak mengerti maksud diriku. Menurutmu aku tak mencintaimu bahkan tak ada rasa apapun.

Tapi asalkan dirimu tahu bahwa aku mencintaimu lebih dari apapun. Caraku yang kupikirkan adalah diam mungkin berbeda dari yang lain. Karena ku ingin menunjukkan cinta yang sesungguhnya, cinta yang tak pernah kau miliki dengan siapapun.

Diam memiliki ribuan bahasa yang tak bisa diungkapkan oleh kata. Diam merupakan sebuah jawaban dengan beberapa pengertian. Aku sadar mungkin kau salah mengerti kan apa maksudku. Aku seperti ini karena aku bukan seorang penyair yang pandai melantunkan kata kepadamu, bukan pula seorang pengarang yang pandai merangkai kata indah. Aku hanya seorang manusia yang penuh dengan kelemahan dan keterberdayaan.

Setelah kejadian itu aku tak pernah bertemu Lila lagi. Mungkin itu adalah pertanyaan terakhir yang dia katakan ketika ia sering mengatakan itu padaku. Namun, aku hanya diam seperti biasanya. Karena entah apa yang harus kukatakan. Karena aku hanya manusia yang lemah dan tak berdaya.

Maka hari itu kuputuskan untuk menghampiri Lila ke rumahnya. Akhirnya ku beranikan diri untuk berkata padanya. Setelah ku sampai di rumah Lila. Lila pun menghampiriku, aku pun menjabat tangannya dan berkata "telah lama ingin kukatakan padamu namun ku tak mampu mengatakannya dan tak tau bagaimana harus mengatakannya. Karena aku pria lemah yang tak berdaya. Namun hari ini ingin ku katakan padamu mu Lila bahwa aku..." Ucapanku terhenti ketika Lila melepas jabatan tanganku.

"Sudah cukup Angga sudah cukup! Aku tau apa yang ingin kau katakan. Namun, semua terlambat, dengan kau pikiri kau diam dan tak berkata apapun aku mengerti? Tidak Angga aku tidak mengerti aku bingung apa maksudmu. Kau seperti menggantungkan ku Angga! Ini bukan cinta jika cinta kau pasti berkata padaku!"nada Lila sangat marah padaku. Aku pun berusaha menjawabnya.

"Caraku berbeda Lila caraku berbeda. Ini cintaku cara aku mencintaimu" ucapku. "Memang caramu berbeda. Namun, apa kau berpikir? Bahwa aku tersakiti? Tidak Angga kau tidak berpikir seperti itu. Maka itu lebih baik kamu pulang aku sudah muak dengan segalanya." Akhirnya ucapan terakhir Lila pun membuatku berbalik untuk menuju rumah.

Hingga pada akhirnya aku tersadar bahwa Hingga pada akhirnya bumi terus berputar, berputar melalui rotasinya. Waktu pun berjalan terus kedepan hingga akhirnya aku tertinggal. Tertinggal untuk menepi dan bertemu. Tertinggal untuk segala hal yang aku inginkan. Ingin ku berbalik memutar semua itu bagaikan tangan yang mudah untuk di balikan.

Namun akhirnya ku tersadar bahwa ini adalah kehidupan yang tak mudah membalikkannya. Hingga aku pun menyesal pada akhirnya. Menyesal telah menyia-nyiakan waktu yang seharusnya aku lakukan untuk menghampirimu. Seharusnya aku tak melakukan cara yang tak dimengerti olehmu bahkan oleh semua orang.

Namun ini lah cinta. Cinta adalah sesuatu rasa yang tak dapat di mengerti oleh orang lain bahkan dirinya sendiri. Maka itu, aku menganggap ini lah kehidupan cinta yang sesungguhnya. Karena diam ku tak dapat dimengerti oleh siapapun bahkan oleh orang yang kucintai. Hingga saat ini aku terus bersama cinta itu hingga tersadarkan oleh orang yang ku cintai maupun oleh semua orang.

Pengarang : Asilasisilia